Facebook Tag Pixel

Benahi sistem dulu, atau rekrut dulu?

Ini pertanyaan yang sering saya dengar dari owner bisnis keluarga yang ingin memajukan perusahaannya.

Biasanya sang owner selama ini berperan penuh dalam bisnis, jadi tanpa sistem pun bisnis tetap berjalan, asal dia tidak boleh sakit, dan tiap hari ikut kerja dari pagi sampai malam, sebab dirinya adalah sistem itu sendiri.

Tapi saat ingin bisnisnya bisa berjalan tanpa dirinya terlibat sepenuhnya, maka sistem pun mulai dibutuhkan. Setiap karyawan dalam perusahaan mulai diberikan kewenangan dan tanggung-jawab masing-masing sedemikian tidak lagi owner-sentris.

Nah, bagaimana kalau karyawan selama ini kerja serabutan, alias tidak ada jobdesc dan fungsi yang jelas, bagaimana bisa membagi kewenangan dan tanggung-jawab?

Apa perlu rekrut tim baru supaya masing-masing punya peran di tiap fungsinya? Wah ini pasti mahal biayanya dan bisnis ini semakin tidak efisien dan tidak mampu berkompetisi dengan bisnis lainnya.

Solusinya adalah punya strategi jangka menengah untuk proses transisi, tidak masalah jika ada karyawan rangkap jabatan, asal tidak menimbulkan potensi konflik, misal karyawan sales dicampur dengan bagian penagihan, bisa bahaya kalau uang tagihan tidak pas jumlahnya, siapa yang tanggung jawab?

Keep Stupid to Sail Forward,
DSW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

Menu
Share via
Copy link
Powered by Social Snap