Facebook Tag Pixel

Customer Centricity : Menggali Hasrat Terdalam Customer untuk Bisnismu

Riset dari perusahaan konsultan bisnis Deloitte menyebutkan perusahaan yang menerapkan customer centricity bisa meraih laba
hingga 60% lebih banyak dibanding perusahaan lain yang tak menggunakan pendekatan tersebut. Jika mengacu pada hasil studi ini, tak heran jika banyak perusahaan yang menerapkan pendekatan customer centricity. Pendekatan ini bisa jadi strategi yang efektif bagi perusahaan di bidang apa pun, selama bisnisnya berkaitan erat dengan pelanggan. Lalu bagaimana penerapan Customer Centricity yang tepat? Simak rangkuman dari kami, jangan lupa klik slidenya ya! Selamat membaca!

Menggali Hasrat Terdalam Customer untuk Bisnismu

Saat ini, kepuasan konsumen adalah metrik penting dalam marketing. Tak heran, salah satu cara mendapatkannya adalah dengan membuat strategi marketing yang customer-centric. Tanpa strategi yang berpusat dan fokus pada konsumen, kamu akan kesulitan membangun hubungan serta membuat mereka terus-menerus memakai produk atau jasamu. Selain itu, brand-mu pun sulit dilirik karena tidak membuat konsumennya spesial.

Mengapa customer centricity penting?

Riset dari perusahaan konsultan bisnis Deloitte menyebutkan perusahaan yang menerapkan customer centricity bisa meraih laba hingga 60% lebih banyak dibanding perusahaan lain yang tak menggunakan pendekatan tersebut. Jika mengacu pada hasil studi ini, tak heran jika banyak perusahaan yang menerapkan pendekatan customer centricity. Pendekatan ini bisa jadi strategi yang efektif bagi perusahaan di bidang apa pun, selama bisnisnya berkaitan erat dengan pelanggan.

Perusahaan yang menerapkan customer centricity

Awalnya Gojek hanya memiliki tiga layanan, yaitu Go Ride untuk transportasi mengantar jemput penumpang, Go-Send untuk pengiriman dokumen, dan Go-Shop yang dapat memenuhi seluruh permintaan melalui driver online. Gojek menyebutkan bahwa selama kurang lebih satu bulan, 80% permintaan masyarakat adalah makanan. Hal ini membuat, lahirnya Go-Food karena besarnya permintaan makanan di Go-Shop. Lahirnya Go-Food menjadi salah satu bentuk customer centricity dari Gojek yang mengutamakan customer. Hingga akhirnya, Go-Food menjadi salah satu layanan unggulan dari Gojek

Pengertian Customer Centric

Costumer-centric atau client-centric adalah sebuah strategi yang menempatkan konsumen sebagai prioritas utama untuk segala aktivitas dan kampanye yang dilakukan.Namun, melakukan hal ini tidak sesederhana pengertiannya. Strategi ini mengharuskanmu untuk benar-benar memahami konsumen. Hal ini supaya kamu bisa mengantisipasi keinginan, kebutuhan, dan preferensi konsumen serta membangun hubungan yang baik dengan
mereka. Strategi ini pun mengerti bahwa setiap keputusan bisnis, perubahan proses, dan customer touchpoint dapat mempengaruhi bagaimana pengalaman konsumen terhadap produkmu. Setiap bisnis yang cusotmer-centric percaya bahwa konsumen adalah alasan utama mengapa bisnisnya bisa ada dan berjalan. Sehingga, bisnis tersebut akan melakukan segala hal untuk membuat konsumennya puas.

Perusahaan yang menerapkan customer centricity

Setelah mengetahui pain point dari customer, kamu dapat lebih mudah untuk menjual produkmu kepada customer.
Pastikan produkmu dapat menjawab pain point dari customer dan sentuh emosionalnya dengan berempati langsung terhadap customer

Manfaat menerapkan customer centricity

● Membuat Loyal Customer
● Membangun relationship & trust terhadap customer
● Mendapat referral dari customer
● Membantu bisnis semakin berkembang pesat
● Mengetahui apa yang dibutuhkan oleh konsumen

Cara menerapkan customer centricity

  • Berfokus pada customer. Mengerti kebutuhan customer, menerima feedback dari costumer, dan memberikan pelayanan terbaik untuk customer.
  •  Berpikir dan merasakan seakan-akan kamu adalah customer
  • Berempati dengan customer
  • Membangun hubungan baik dengan customer
  • Membentuk value dan memberi solusi untuk customer
  • Memahami pain point dan pain funnel dari customer

Sandler pain funnel

Seluruh tahap pain funnel bertujuan untuk menggali lebih dalam untuk mencari jawaban langsung dari customer dan membiarkan customer sampai pada kesimpulan yang mengkin tidak dipertimbangkan. Seluruh tahapan pain funnel merupakan pertanyaan bersifat terbuka. Kamu harus menggunakan urutan sales pain question disamping dan mencoba untuk tetap konsisten dengannya. Apa pun yang terjadi, kamu harus menjaga percakapan agar tetap bersifat terbuka dan ditujukan untuk mengungkapkan pain point yang dihadapi customermu.

Setelah mengetahui pain point dari customer, kamu dapat lebih mudah untuk menjual produkmu kepada customer.
Pastikan produkmu dapat menjawab pain point dari customer dan sentuh emosionalnya dengan berempati langsung terhadap customer

Terimakasih sudah membaca whitepaper kami terkait “Customer Centricity : Menggali Hasrat Terdalam Customer untuk Bisnismu”. Masih banyak judul & kategori lain seputar dunia marketing yang bisa Anda akses di website kami https://slcmarketinginc.com/whitepaper/. Apabila ada pertanyaan, Anda bisa menghubungi kami di http://wa.me/6287854234504

Sukses bersama SLC MARKETING, INC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

Menu
Share via
Copy link
Powered by Social Snap