Facebook Tag Pixel

Dalam dunia usaha, konsep mengenai merek (brand) telah didefinisikan dengan baik. Merek adalah persepsi (image) yang dimiliki oleh pelanggan atau calon pelanggan. Merek melukiskan bagaimana pengalaman pelanggan saat berhubungan dengan suatu perusahaan. Merek dapat dilukiskan sebagai bentuk desain, logo, kata-kata unik yang mampu membedakan produk suatu perusahaan dengan milik kompetitor.

Seiring waktu, definisi merek mengalami perluasan makna. Persepsi merek telah diasosiasikan menjadi suatu bentuk kredibilitas, kualitas, dan kepuasan di benak pelanggan. Oleh sebab itu, suatu merek tertentu mampu memberikan kegunaan (benefit) dan nilai (value) yang berbeda dari sekian banyak pilihan merek yang ada. Definisi merek untuk legalitas hukum disebut sebagai hak merek (trademark) yang didaftarkan pada HAKI. Definisi merek untuk mempresentasikan identitas perusahaan atau produk disebut sebagai nama/logo produk (brand name). Pengertian brand untuk suatu produk juga dapat digunakan untuk orang, berikut adalah konsep mengenai personal branding.

Personal branding didasarkan atas nilai-nilai kehidupan anda dan memiliki relevansi tinggi terhadap siapa sesungguhnya diri anda. Personal branding merupakan merek ‘pribadi anda’ di benak semua orang yang anda kenal. Personal branding akan membuat semua orang memandang anda secara berbeda dan unik. Orang mungkin akan lupa dengan wajah anda, namun ‘merek pribadi’ anda akan selalu diingat orang lain. Konsistensi merupakan prasyarat utama dari personal branding yang kuat. Hal-hal yang tidak konsisten akan melemahkan personal branding anda, dimana pada akhirnya akan menghilangkan kepercayaan serta ingatan orang lain terhadap diri anda (McNally & Speak, 2002: 13).

What is personal branding?

Adalah sebuah cara untuk melakukan klarifikasi dan komunikasi pada orang lain yang akan membuat anda tampak berbeda dan spesial. Ciri-cirinya:
1. Penggunaan atribut unik anda untuk membedakan diri anda dengan orang lain.
2. Bukanlah sebuah logo atau motto diri (tagline), melainkan gabungan dari sikap, tindakan, kepribadian, dan banyak hal lain mengenai siapa diri anda sesungguhnya.
3. Bukanlah serangkaian aktivitas program pemasaran diri, melainkan juga bagaimana anda menjalankan kehidupan sehari-hari.

Why is personal branding so important?

1. Dunia bisnis menjadi semakin kompetitif dan dampak globalisasi semakin terasa, semua orang berlomba untuk mendapatkan pelanggan yang sama.
2. Hubungan baik dengan pelanggan yang akan menentukan penjualan, bukan lagi kualitas atau harga produk yang kita jual.
3. Personal branding akan menjadi titik awal (tipping point) yang ada dalam pikiran pelanggan saat mengevaluasi produk atau jasa yang kita jual.
4. Personal branding akan mengarahkan strategi bisnis dan memberi nilai tambah bagi diri sendiri.
5. Dapat membantu kita untuk tetap fokus pada penciptaan nilai diri sendiri dan produk yang kita jual
6. Personal branding dapat memimpin kita pada kenyamanan pribadi dan kepuasan kerja.

Why Have Personal Brand?

1. Untuk meningkatkan kepercayaan orang lain atas kemampuan bekerja dan berbisnis anda
2. Untuk kekuatan bisnis yang anda jalankan
3. Untuk memahami diri sendiri lebih baik, kemudian mengembangkannya
4. Untuk memudahkan diri melihat dengan jelas gambaran mengenai masa depan
5. Untuk melakukan diferensiasi terhadap kompetitor
6. Untuk melakukan kontrol terhadap diri sendiri
7. Untuk memperoleh keberhasilan
8. Untuk keberlangsungan hidup
9. Untuk memperoleh prestasi
10. Untuk kepuasan hidup

by:
Caleb Chen

Menu
Share via
Copy link
Powered by Social Snap