
SURABAYA, 8 Juli 2026 – PT Wahana Lentera Raya telah berkerja sama dengan SLC Marketing Inc dalam menyelenggarakan program pelatihan intensif dan strategis bertajuk “Artificial Intelligence (AI) for Productivity”. Pelatihan ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam operasional harian perusahaan guna memacu efisiensi, efektivitas, serta akurasi kerja di berbagai divisi utama perusahaan.
Dalam pelatihan ini, SLC Marketing Inc membedah instrumen teknologi kecerdasan buatan mutakhir serta menyusun peta jalan penerapan praktis (road map) yang disesuaikan secara presisi dengan kebutuhan taktis di setiap unit kerja PT Wahana Lentera Raya:
Divisi Branding & Social Media Management: Fokus pada optimalisasi pembuatan konten video melalui metode prompting video AI, serta otomatisasi manajemen media sosial dan marketplace. Implementasi solusi mencakup penggunaan ChatGPT untuk pengembangan ide kreatif, Manychat sebagai AI Chatbot media sosial, dan integrasi Plugin WordPress AI untuk layanan pelanggan otomatis pada situs web resmi perusahaan serta penggunaan flow untuk membuat video dari promt dan gambar.
Divisi IT & Technical Support: Penerapan AI diarahkan untuk pencatatan kendala (issue recording) dan pemecahan masalah (troubleshooting). Penggunaan Claude AI direkomendasikan sebagai solusi utama untuk masalah teknis yang rumit karena keunggulan struktur jawabannya yang sangat sistematis. Sementara untuk kebutuhan pengodean perangkat lunak dan pengembangan web, tim IT dibekali keahlian optimasi menggunakan Blackbox AI.
Divisi Product Development (Tim Cutrite & Quality Control): Pengenalan teknologi Predictive Demand AI membantu tim Cutrite memprediksi volume material yang harus dipotong secara akurat berdasarkan tren pesanan historis, guna meminimalisasi risiko sisa bahan (over-potong) maupun kekurangan bahan baku. Di sisi lain, AI Data Analytics (Anomaly Detection) diimplementasikan agar tim Quality Control (QC) dapat menganalisis tren defect secara instan dari Spreadsheet dan mendeteksi kebutuhan kalibrasi mesin secara preventif.
Divisi Accounting & Keuangan: Mengingat volume data sistem yang besar dan berat, pelatihan ini menempatkan Claude AI sebagai instrumen bantu analisis laporan keuangan berkat pendekatannya yang komparatif dan sistematis. Guna menjaga prinsip kehati-hatian akuntansi, pelatihan juga menekankan standardisasi prosedur crosscheck manual pasca-generasi data AI untuk menjamin validitas nilai selisih.
Divisi Purchasing (Pengadaan): Pemanfaatan model bahasa besar (LLM) seperti Claude AI diterapkan untuk menyederhanakan data pengadaan yang kompleks, mempermudah evaluasi performa vendor, serta menyusun dokumentasi pengadaan secara lebih terstruktur.
“Akselerasi teknologi melalui Artificial Intelligence bukan lagi sekadar opsi inovasi, melainkan instrumen mutlak untuk memenangkan efisiensi bisnis. Melalui program ini, SLC Marketing Inc berkomitmen penuh memastikan bahwa setiap divisi di PT Wahana Lentera Raya mampu menerjemahkan kecanggihan AI menjadi kontribusi produktivitas yang nyata dan terukur,” ujar manajemen SLC Marketing Inc.